Menentukan Pengalaman Belajar Anak

Ketika ingin memulai sesuatu kegiatan dalam pembelajaran haruslah direncanakan secara matang agar tujuan pembelajaran dapat berhasil. Untuk itu sebelum melaksanakan kegiatan pembelajaran hendaknya guru dapat menentukan terlebih dahulu pengalaman belajar seperti apa yang akan diberikan oleh peserta didik agar tujuan dapat tercapai.

Pengalaman belajar adalah suatu peristiwa atau kegiatan yang dialami oleh siswa pada saat ia mempelajari sesuatu guna pencapaian kompetensi. Siswa akan lebih menguasai materi pelajaran jika pengalaman belajar diatur    sedemikian rupa sehingga siswa mempunyai kesempatan untuk menemukan dan melakukan sendiri. Setidaknya ada tiga bentuk jenis pengalaman belajar yang dapat di implementasikan guru di kelas selama proses belajar mengajar.

Berbagai jenis Pengalaman belajar dapat dipetakan antara lain ; (1) pengalaman langsung, di mana siswa dapat mempraktikkan di sekolah misalnya berhubungan dengan guru, dengan siswa lain, maupun dengan warga sekolah yang lain. Mempraktikkan di luar sekolah dengan orang tua, anggota keluarga, atau dengan tetangga dan masyarakat sekitar,  
(2) pengalaman tidak lansung, siswa menyaksikan sebuah rekaman peristiwa dalam pemutaran film di mana dari peristiwa tersebut siswa dapat memperoleh makna yang patut untuk ditiru, dan 
(3) perolehan pengalaman belajar dapat di dalam dan atau di luar ruang kelas, siswa dapat mengakses informasi selama di kelas maupun di luar kelas.

Itulah ketiga bentuk jenis pengalaman belajar yang dapat diterapkan di kelas kita dan dalam penggunaannya tentu harus disesuaikan dengan materi dan juga indikator yang diharapkan, nah sekarang tinggal kitanya sebagai guru mau berbuat yang terbaik atau tidak untuk kemajuan dan peningkatan kualitas belajar di dalam kelas. 

Sekian dulu pembahasan kita kali ini mudah mudahan bermanfaat.....

Referensi : http://mkhan-harun.blogspot.co.id/2012/05/motivasi-belajar-pengalaman-belajar-dan.html 
diakses tanggal 14/10/2017 Pukul 23:16 WIB

 


Terima kasih telah berkunjung, jangan lupa di komentari ya :😁 

Komentar

  1. @min,kayaknya judul artikelnya sangat menarik.Tapi bisa bantu jelaskan dikit gak @min di artikelnya ada jenis pengalaman belajar dan dipetakan,Maksud yg @min petakan itu seperti apa min.tq @min

    BalasHapus
  2. Dipetakan itu maksudnya di gambarkan / di bagi bagi pak, barangkali demikian 😁✌

    BalasHapus
  3. Pegertian belajar itu menurut siapa min,?

    BalasHapus
  4. Menurut pengalaman saya,ketiga pengalaman belajar yg @min paparkan memang benar adanya,klw boleh ditambahkan sebelum kegiatan pembelajaran dilaksanakan,guru bisa melakukan angket gaya belajar/potensi siswa yg dpt menggambarkan kondisi siswa sebenarnya,dgn begitu guru benar2 mengetahui kondisi siswa sehingga dpt menyesuaikan dgn cara pembelajaran yg akan di terapkan kpd siswa,sy kira itu @mim

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bagis sekali masukannya kak , memang betul belajar itu harus di mulai dr minat/potensi mereka agar belajar lebih bermakna, terima kasih sudah berkunjung 🙏😁

      Hapus
  5. Sayangnya referensi yg saya baca juga tidak mencantumkan ahli yg memaparkan tetapi saya juga setuju dengan pendapat itu sehingga pendapatnya sekrang menjadi pendapat saya juga pak dion 😁🙏 terimakasih sudah mampir

    BalasHapus
  6. Ketika ingin memulai sesuatu kegiatan dalam pembelajaran haruslah direncanakan secara matang agar tujuan pembelajaran dapat berhasil, itu memang benar @min. tetapi apabila kita telah merencanakan secara matang tujuan pembelajaran tapi hasil yang didapatkan kurang memuaskan, apa yang harus kita lakukan @min.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau begitu harus dilakukan lg evaluasi di berbagai sektor bu monic, seperti evaluasi keluasan materi, media yg digunakan, cara mengajar, mana tau terhambat dari salah satu sektor tsb 🙏 😁

      Hapus
    2. Dengan demikian memberikan pengalaman belajar pada anak bukan asal jadi tetapi butuh perencaan dan pengkajian akan kebutuhan anak agar pengalaman yang dimiliki anak bermanfaat bagi perkembangannya

      Hapus
  7. Memberikan motivasi kepada siswa terlebih dahulu dan membuat suasana yang menyenangkan di dalam kelas bisa memberikan pengalaman belajar yang dapat membuat siswa menjadi semangat dalam menerima pelajaran

    BalasHapus
  8. Bagaimana menurut Anda progres , setelah melakukan pengalaman belajar praktik langsung ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada perbedaan antara anak yg melakukan praktik langsung dibandingkan dengan yang tidak. Anak yg belajar dengan melakukan pengalaman langsung lebih terlihat aktif dan lebih termotivasi dlm belajar dibandingkan dengan yg hanya mendengar informasi saja

      Hapus
    2. Jelas ada perbedaan.Anak yang melakukan pembelajaran dengan pengalaman langsung hasilnya lebih optimal dan bermakna, lebih melekat di bandingkan dengan mendengar saja.iya toh..........?

      Hapus
  9. Pengalaman belajar yang dimiliki seorang pendidik.dapat merancang model pembelajaran yang menarik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul bu, dibutuhkan guru yg kreatif untuk mnerapkan model pembelajaran yg dapat menumbuhkan minat siswa

      Hapus
  10. pengalaman belajar yang istimewa bagi siswa adalah pengalaman belajar yang bermakna

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tepat sekali pak, tentunya harus diiringi dengan keterlibatan siswa secara langsung

      Hapus
  11. semakin banyak model pembelajaran yang ditetapkan, maka akan semakin banyak pengalaman yang di dapat peserta dididk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehee mantap, pemilihan model pembelajaran yg pas harus diikuti dengan materi yg sesuai pula dengan model yg di terapkan

      Hapus
  12. peserta didik jangan hanya disuruh sekolah trus duduk dikelas sambil memperhatikan guru di depan kelas, tapi harus bisa belajar dri pengalaman pribadinya dan guru memasukkan ke dalam sebuah materi agar dapat diingat lama oleh seorang siswa :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang demikianlah seharusnya kita membelajarkan siswa, dimulai dari apa yg ia ketahui, bukan dr yg tidak ia ketahui 😁🙏

      Terimakasih

      Hapus
  13. untuk mendapatkan pengalaman belajar yang optimal tentulah ada dasar yang menjadi pedoman daripada pelaksanaan pembelaran itu sendiri, seperti kurikulum yang merupakan suatu program pendidikan yang disediakan untuk membelajarkan siswa. Kurikulum tidaklah sebatas pada sejumlah mata pelajaran saja, melainkan meliputi segala sesuatu yang dapat mempengaruhi perkembangan siswa.

    BalasHapus
  14. Terima kasih bu telah memberi masukan dan komentarnya 😀🙏

    BalasHapus
  15. keaktifan siswa selama proses belajar mengajar merupakan satu indikator adanya keinginan atau motivasi untuk belajar.

    BalasHapus
  16. Pengalaman belajar yg baik akan menambah ilmu yg baik pula...

    BalasHapus
  17. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  18. memang benar guru harus lah terlebih dahulu mempersiapkan bahan ajar secara matang sebelum terjadinya proses pembelajaran, agar nantiny proses pembelajaran yg di berikan guru mampu di serap kpada pserta didik dan dpat trcapai sperri apa yg di harpkan,,,

    BalasHapus
  19. Pengalaman belajar adalah suatu peristiwa atau kegiatan yang dialami oleh siswa pada saat ia mempelajari sesuatu guna pencapaian kompetensi. 😊

    BalasHapus
  20. Perolehan pengalaman belajar dapat di dalam dan atau di luar ruang kelas, siswa dapat mengakses informasi selama di kelas maupun di luar kelas.

    BalasHapus

Posting Komentar